Pengumuman untuk GET 2016

Pengumuman untuk GET 2016. Rabu, 24 Agustus 2016 bertempat di Auditorium Widya Sabha, Bukit Jimbaran.

  1. Peserta sudah berada di Auditorium Widya sabha, Bukit Jimbaran pukul 06.30 WITA.
  2. Hal-hal yang wajib digunakan dan dibawa peserta GET 2016 adalah :
  • Pakaian dan ketentuan seperti yang telah tercantum pada atribut dan ketentuan GET 2016.
  • Bagi mahasiswa yang beragama Hindu diharapkan membawa selendang / anteng dan alat persembahyangan dan bagi mahasiswa yang beragama non hindu di harapkan membawa alat persembahyangan masing-masing jika diperlukan.
  • Buku daftar peserta dan panitia GET dan BSM 2016.
  • Buku catatan GET dan BSM 2016.
  • Buku Panduan GET dan BSM 2016. Dapat di download (disini)
  • Alat Tulis sesuai dengan ketentuan GET.
  • Roti 2 buah (non daging sapi dan non daging babi) dan air mineral 600 ml 1 buah.
  • Obat-obatan pribadi bagi yang memiliki penyakit khusus.
  • Jas hujan (ponco).
  • Penugasan GET 2016.
  • ID Card Gantung.
  1. Semua barang – barang diatas dimasukkan kedalam tas dominan gelap dengan ID Card Tas.
  2. Saat hari H GET 2016, disarankan dan bukan diwajibkan untuk berboncengan. Boncengannya bebas, tidak harus cewek-cowok, tidak harus satu ton. Hal ini dilakukan mengingat keterbatasan lahan parkir yang tersedia. Diingatkan juga untuk mengikatkan bendera oranye pada spion kanan kendaraan yang dibawa sesuai dengan ketentuan BSM.

NB : Buku panduan di print dengan kertas F4 dan di jilid mika warna oranye.

image1

MENATAP 71 TAHUN INDONESIA MERDEKA

MENATAP 71 TAHUN INDONESIA MERDEKA

MENATAP 71 TAHUN INDONESIA MERDEKA

“Tuhan tidak merubah nasib suatu bangsa sebelum bangsa itu merubah nasibnya sendiri – Ir. Soekarno”

 

Tujuh puluh satu tahun sudah Indonesia merdeka, Indonesia ku yang permai, ramai dan kadang damai. Beribu hal telah terjadi selama perjalanan hidup dari Indonesia. Berjuta tetes air mata, kucuran darah dan peluh membanjiri bumi pertiwi. Terasa sangat lama, tapi ajaibnya juga tarasa sungguh singkat. Jikalau disamakan dengan umur manusia, Indonesia sudah mencapai umur yang matang dan dewasa. Apakah dalam realita Indonesia telah menjadi sebuah bangsa yang matang dan dewasa? Kematangan suatu bangsa dapat dilihat dari sikapnya dalam memaknai berbagai masalah, tindakan serta perbuatan yang menghampirinya dapat terselesai dengan bijak dan baik. Seluruh masalah yang menghampiri Indonesia sampai saat ini masih berkutat di dirinya sendiri, yaitu rakyatnya sendiri. Sifat rakyat Indonesia yang telah luntur akibat pergerakan zaman, sifatnya yang cerdas, pemberani, kuat, tangguh, rela berkorban dan sifat gotong royongnya seakan luruh. Hanya ada segelintir orang yang masih mau untuk menunjukkan sisi pedulinya terhadap negara, ada pula yang merasa terpaksa untuk menyelesaikan masalah-masalah itu dan tak jarang ada yang sengaja menutup mata saat masalah itu menghampirinya. Kita bisa saja mengelak bukan? Sebagian besar dari kita tentunya pernah melakukan hal itu. Sesungguhnya nasib suatu bangsa, hanya bisa dirubah oleh bangsa itu sendiri. Tuhan akan menjalankan tugasnya di akhir, ketika kita bukan saja Pemerintah Indonesia yang bertindak, tapi kita, ya kita, seluruh lapisan rakyat Indonesia bertindak. Bukalah matamu sejenak dan singsingkanlah lengan bajumu. Bantulah bangsa ini untuk berlari dalam estafet kemerdakaannya, bantulah ia dengan semangat gotong royongmu. Wahai rakyat Indonesia, tataplah tanah yang kau pijak, langit yang kau tunjuk dan bahasa yang kau gunakan, itu yang menjadikanmu Indonesia. Jadilah hebat, terbang diangkasa biru di garis khatulistiwa dan tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia bisa.

Satu hal yang mampu kita perbaiki kini yakni melalui sikap kita dalam melakukan Kerja Nyata. Terdengar cukup diagungkan, Indonesia Kerja Nyata. Dimana kita sebagai rakyat Indonesia dapat menyalurkan seluruh aspirasinya dalam berlari di estafet kemerdekaan Indonesia. Indonesia tidak hanya merdeka di tanggal 17 Agustus 1945, namun di hari-hari selanjutnya, dihari sebelumnya, hari ini dan hari esok. Jadi masih ada waktu untuk kita semua memperbaiki sikap dan bergotong royong demi memajukan Indonesia dengan semangat Indonesia Kerja Nyata.

Indonesia Kerja Nyata terdengar sangat menarik, modern namun tetap sederhana. Tahun ini Indonesia Kerja Nyata merupakan konsep dari peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-71. Makna dari Indonesia Kerja Nyata sendiri merupakan usaha dimana Indonesia sungguh-sungguh melaksanakan sesuatu bagi negaranya serta memberikan imbas, bukan hanya untuk dirinya sendiri namun untuk seluruh rakyat Indonesia. Itulah Kerja Nyata. Jika tidak ada kerja nyata dari pahlawan-pahlawan kita terdahulu, mungkin kemerdekaan akan sangat sulit untuk digapai atau mungkin Indonesia tidak akan pernah menghirup udara kemerdakaan. Oleh karena itu, pemerintahan Indonesia melalui Kabinet Kerja besutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, meluncurkan konsep yang berkesinambungan yakni Indonesia Kerja Nyata.

Melalui Kementrian Sekretariat Negara, Joko Widodo mempersembahkan sebuah peringatan kemerdekaan Indonesia yang tegas, modern dan sederhana. Melalui logo ini dijelaskan pula mengapa sangat dibutuhkan bantuan dari rakyat Indonesia untuk membantu mengubah nasib bangsa Indonesia menjadi lebih maju kedepannya. Berikut adalah logo 71 tahun kemerdekaan Indonesia.

Dimana melalui logo ini digambarkan konsep dari HUT RI yang ke-71 yakni sebagai bentuk kerja nyata yang berkesinambungan. Dimana logo ini sendiri secara visual berkesinambungan dengan logo pada tahun sebelumnya dalam perayaan HUT RI yang ke-70. Pada logo 71 tahun ini digambarkan dua setengah lingkaran yang mengilustrasikan bilah baling-baling yang dinamis selalu berputar mendorong kedepan. Dimana ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk melakukan Kerja Nyata untuk memajukan Indonesia. Angka satu yang mengarah keatas menunjukkan ajakan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu dalam mengubah nasib Indonesia, saling bergotong royong menembus segala masalah dan rintangan yang menghampiri. Secara visual, logo ini bernuansa modern namun tetap sederhana dalam tampilannya. Ini menunjukkan sifat pemerintahan dimana, berpikiran modern namun tetap sederhana dalam sikapnya. Sikap pemerintahan yang kini mengutamakan keterbacaan yang jelas/transparasi/informatif dalam seluruh kerja nyatanya.

Jadi apalagi yang membuatmu menunggu untuk mengubah nasib Indonesia? Ingatlah ucapan dari Presiden Pertama kita Ir. Soekarno, Tuhan tidak merubah nasib suatu bangsa sebelum bangsa itu merubah nasibnya sendiri”. Jika kamu ingin nasibmu berubah, singsingkanlah lengan bajumu untuk Indonesia dan bergotong royong dengan ribuan rakyat lainnya untuk menjadi bangsa Indonesia yang unggul melalui Indonesia kerja nyata. Selamat hari kemerdekaan Indonesia yang ke-71. Merdeka!

(GT/GA)

 

BIDANG ILMIAH DAN LITBANG

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS UDAYANA

july kajian

Reshuffle Kabinet Kerja Jilid II Kembali Angkat Sri Mulyani sebagai Menkeu Berikan Angin Segar Perekonomian Indonesia?

Akhir-akhir ini sering kita dengar istilah reshuffle pada media massa. Namun sudah pahamkah Anda dengan makna reshuffle itu sendiri? Bagi orang awam, terkadang masih bingung dengan istilah reshuffle, kemudian apa sih sebenarnya pengertian dari reshuffle kabinet itu? Maksud dari Reshuffle kabinet adalah pergantian atau perombakan kabinet yang dapat berupa pertukaran posisi menteri dari posisi satu ke posisi yang lain, maupun mengganti posisi menteri dengan orang yang baru. Pergantian menteri bisa didasari oleh banyak sebab, diantaranya karena kinerja yang dirasa kurang, adanya kekosongan posisi karena ditinggalkan, alasan politis, atau bisa karena faktor lainnya.[1]

Setelah 6 bulan masa pemerintahan tepatnya pada tanggal 27 Juli 2016, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi melakukan reshuffle kabinet. Presiden Jokowi mengatakan, perombakan ini dalam rangka mengurangi kesenjangan ekonomi antara yang kaya dengan yang miskin. Perombakan ini diharapkan bisa menyelesaikan masalah perekonomian bangsa saat ini. Adapun seluruh nama yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II adalah sebagai berikut:

  1. Budi Karya Sumadi sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan.
  2. Archandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Sudirman Said yang tak lagi masuk kabinet.
  3. Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin.
  4. Muhadjir Effendy sebagai Menteri Pendidikan Nasional menggantikan Anies Baswedan.
  5. Eko Putro Sanjoyo sebagai Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa, dan Transmigrasi menggantikan posisi rekan sesama partainya, Marwan Jafar.
  6. Asman Abnur sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan Yuddy Chrisnandi.
  7. Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Bambang Brodjonegoro.
  8. Enggartiasto Lukita sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Thomas Lembong.
  9. Wiranto sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan.
  10. Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional menggantikan Ferry Mursidan Baldan.
  11. Thomas Lembong sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Franky Sibarani.
  12. Franky Sibarani sebagai Wakil Menteri Perindustrian (posisi baru).
  13. Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli.[2]

Dalam susunan menteri setelah adanya reshuffle Kabinet Kerja Jilid II tersebut, Sri Mulyani kembali dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro. Sri Mulyani kembali menduduki posisi menteri setelah enam tahun menjabat sebagai Managing Director di Bank Dunia. “Mengenai Ibu Sri Mulyani, kita sudah kenal, memiliki pengalaman panjang dalam memimpin kelembagaan, dan jaringan internasional yang luas, “ kata Menteri Sekretaris Negara Praktikno Singgih, saat menjelaskan sosok menteri yang baru masuk ke kabinet.

Sebelumnya, saat Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Bersatu, ia banyak menorehkan prestasi, diantaranya menstabilkan ekonomi makro, mempertahankan kebijakan fiskal yang prudent, menurunkan biaya pin­jaman dan mengelola utang serta mem­beri kepercayaan pada investor. Refor­masi Kementerian Keuangan dinahkodainya dengan baik sehingga banyak terjadi perubahan fundamental di Kementerian Keuangan mulai dari organisasi, SOP, SDM dan lain-lainnya. Ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006. Sejak tahun 2008, ia menjabat sebagai Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia. Kemudian pada 1 Juni 2010 Sri Mulyani Indrawati menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.[3]

Namun gonjang-ganjing politik di Tanah Air dalam kasus Bank Century pada 2010 membuat Susilo Bambang Yudhoyono saat itu melakukan perombakan kabinet. SBY mengganti Sri Mulyani dengan Agus Martowardojo. Saat yang hampir bersamaan, Sri Mulyani mendapatkan tawaran dari Presiden Bank Dunia, Robert B. Zoellick untuk menduduki posisi Managing Director World Bank. Zoellick menganggap bahwa Sri Mulyani berhasil menuntun kebijakan ekonomi Indonesia dan dunia dengan sukses semasa krisis global, menerapkan reformasi kunci, serta sangat dihormati semua rekanan di seluruh dunia.[4] Kasus Century adalah cobaan terbesar bagi Sri Mulyani sebagai Menkeu. Isu besar yang kemudian bercampur politik ini mengantar keputusan Sri Mulyani untuk menyampaikan surat pengunduran diri kepada Presiden SBY pada 5 Mei 2010. Dia kemudian menerima pinangan Bank Dunia. Pada 1 Juni, dia resmi menjabat Direktur Pelaksana Bank Dunia. Di mana pun Sri Mulyani mengabdi, prestasi selalu dia ukir. Tahun 2016 saat Sri Mulyani menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Medan, Muhammad Pintor menerangkan, adanya nama Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dalam susunan menteri Kabinet Kerja Jilid II ini akan memberikan angin segar. Apalagi Sri Mulyani memiliki citra yang cukup positif dan baik di wajah pelaku-pelaku ekonomi. “Banyak investor yang melihat Sri Mulyani masih mampu dan layak untuk melaksanakan tugasnya, terutama untuk pasar modal,” terangnya. Ia menuturkan, kembali munculnya nama Sri Mulyani juga memberikan angin segar untuk kebijakan Tax Amnesty yang memang saat ini sedang difokuskan. Citra baik Sri Mulyani kepada para investor dan pelaku usaha diharapkan bisa mendukung program Tax Amnesty tersebut.[5] Sri Mulyani diperkirakan bisa menjadi magnet penarik dana-dana yang berada di luar negeri untuk kembali pulang ke tanah air. Investor atau pemilik dana memerlukan sosok menteri ekonomi yang bisa mereka percayai, dan Sri Mulyani memenuhi persyaratan tersebut, mampu meningkatkan kepercayaan pasar mengingat track record Sri Mulyani yang minim dari cacat menjadi sentimen positif bagi pergerakan pasar.

Selain itu, pasar modal perlu dirangsang dengan peningkatan jumlah investor domestik. Pasalnya, kebijakan pemerintah yang mampu mendorong makin banyak perusahaan masuk bursa dan peningkatan jumlah pemodal domestik itu akan direspons positif pelaku pasar. Kepala Riset PT NH Korindo Securities Reza Priyambada dan Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto juga meyakini pasar sambut gembira kedatangan Sri Mulyani sebagai menkeu. “Kita berharap nama-nama yang baru bisa memberikan sentimen positif. Apalagi jika setelah diumumkan presiden, bisa kasih arahan atau road map mereka mau buat apa, itu akan lebih baik lagi,” ujarnya. Sementara, David juga mengatakan seharusnya kedatangan kembali Sri Mulyani menjadi katalis positif buat kinerja keuangan Indonesia. “’Apalagi ditambah pengalaman yang dimiliknya,” tambahnya.[6] Sebagian pelaku di industri pasar modal menilai sosok Sri Mulyani Indrawati layak bergabung dalam tim ekonomi kabinet Joko Widodo. Pasalnya, wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai direktur pelaksana Bank Dunia ini dianggap sangat mengerti pasar. Pasar modal mengalami dua keuntungan, yang pertama dari dampak adanya tax amnesty dan yang kedua reshuffle yang memang diharapkan banyak pihak.

Nn    ewweDalam hal reshuffle kabinet ini, Presiden bebas menentukan pilihan siapa saja yang layak menjadi sebagai pembantunya dalam menjalankan roda pemerintahan. Namun yang utama adalah bahwa para menteri tersebut harus bekerja sepenuhnya untuk membantu Presiden dan memberikan manfaat kepada seluruh rakyat Indonesia. Harapan yang tentu saja juga terurai dari jutaan rakyat Indonesia. Meski reshuffle kabinet kali ini terkesan mendadak di tengah perekonomian yang melambat akibat devaluasi Yuan dan penguatan dollar AS – berakibat rupiah melemah, kiranya hal ini tidak menjadi penghalang bagi para menteri baru maupun lama untuk melanjutkan lagi kerja mereka demi memperbaiki perekonomian Indonesia karena tidak bisa dipungkiri bahwa ini menjadi kesempatan kedua bagi Presiden Jokowi untuk memulihkan lagi kepercayaan masyarakat.

Semua kalangan berharap bahwa perombakan Kabinet Kerja mampu membawa angin perubahan ke arah yang lebih baik terutama dalam bidang ekonomi dan hukum, dua bidang yang kini mendapat perhatian lebih dari masyarakat. Selain itu adanya perombakan Kabinet Kerja juga diharapkan mampu menjawab keresahan serta meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Reshuffle Kabinet Jilid II ini harus bisa membangkitkan animo masyarakat dan menyegarkan kembali antusiasme masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi. (LL/SC)

Referensi :

[1] http://www.negeripesona.com/2016/01/pengertian-reshuffle-maksud-reshuffle.html

Referensi :

[2] http://nasional.kompas.com/read/2016/07/27/07380021/inikah.komposisi.baru.kabinet.kerja.hasil.reshuffle.jilid.dua

Referensi :

[3] http://www.kemenkeu.go.id/node/22275

[4] https://m.tempo.co/read/news/2016/07/27/078790914/janji-sri-mulyani-enam-tahun-lalu-ill-be-back

Referensi :

[5] http://www.rappler.com/indonesia/141079-sri-mulyani-kembali-jadi-menteri-keuangan

[6] http://www.beritasatu.com/pasar-modal/376640-pasar-sambut-positif-sri-mulyani-masuk-kabinet.html

july kajian

British Exit, Pergeseran Roda Perekonomian Dunia

Halo Civitas Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana! Sudahkah kalian mengikuti perkembangan berita akhir-akhir ini? Tentunya salah satu berita terhangat yang diangkat oleh media berita yakni British Exit alias Brexit. Brexit merupakan langkah yang telah diambil oleh Inggris untuk memisahkan diri dari Uni Eropa atau UE. Dimana dengan langkah ini dapat dipastikan Inggris beserta negara Britania Raya lainnya yang mencakup Inggris, Skotlandia serta Wales telah mengucapkan selamat tinggal selamanya dengan para anggota Uni Eropa.

Sebelum menelitik terlalu jauh pada topik, mari membahas mengenai Uni Eropa. Uni Eropa merupakan suatu organisasi yang beranggotan negara-negara Eropa, dimana organisasi ini dibentuk atas asas suatu perjanjian yakni Perjanjian Maastricht pada tahun 1992. Melalui Uni Eropa dibentuk sejumlah keputusan melalui musyawarah dan mufakat diantara negara-negara anggota serta mempertanggungjawabkan keputusan tersebut. Lembaga penting dalam Uni Eropa yakni Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa, Dewan Eropa, Mahkamah Eropa dan Bank Sentral Eropa.

Pertanyaan terbesar PERTAMA yang membuat seluruh dunia bertanya-tanya adalah bagaimana bisa Inggris memilih hengkang dari keanggotaan Uni Eropa? Memang telah menjadi rahasia umum bahwa rakyat Inggris tidak menyukai keanggotaan Inggris di UE. Ini diperkuat dengan perubahan dibeberapa tahun terakhir, rakyat Inggris merasa ruang gerak Inggris terkekang oleh berbagai barisan peraturan dari UE. Salah satu jejak perbaikan yakni dengan melakukan renegosiasi dengan Uni Eropa Februari 2016 lalu guna meluruskan berbagai hal bengkok yang dianggap negatif, tetapi bersama dengan diumumkannya akan terdapat referendum pada pertengahan tahun 2016.

Terdapat setidaknya 5 hal yang menjadi perdebatan Inggris untuk memutuskan hengkang dari keanggotan Uni Eropa yakni :

  • Perdagangan Inggris tergantung pada UE. Karena sebagian besar ekspor Inggris dikirim ke negara-negara UE. Kubu Pro setuju untuk menegosiasikan kesepakatan baru dengan negara keanggotan UE tanpa perlu ikut dalam keanggotan UE. Sedangkan kubu Kontra justru selama ini Inggris telah dimudahkan dalam bebas tarif ekspor, hambatan non-tarif serta kemudahan lain saat masih dalam UE.
  • Inggris membayar iuran sebesar 340 pounds kepada UE. Kubu pro memperhitungkan bahwa Inggris bisa menghemat biaya hingga 350 juta pounds untuk alih dana pada bidang lainnya seperti riset dan pengembangan industri. Sementara kubu Kontra memperhitungkan bahwa manfaat dari UE mencapai 3000 pound tiap tahunnya jika masih dalam UE.
  • Barisan peraturan UE mengubah standar nasional Inggris. Kubu Pro setuju bahwa dengan meninggalkan UE, Inggris dapat dengan mandiri mengatur seluruh kebijakan dan regulasi yang cenderung lebih disukai warga Inggris. Sedangkan kubu Kontra beranggapan bahwa jika Inggris masih dalam UE maka Inggris dapat memperjuangkan regulasi yang lebih baik.
  • Warga Inggris khawatir dengan pengaruh UE dalam aturan imigrasi mereka. UE memperbolehkan imigran untuk mengakses keuntungan pada lapangan pekerjaan Inggris namun Inggris tidak memperbolehkan sampai imigran mencapai 4 tahun di Inggris. Kubu Pro yakin bahwa jika keluar dari UE maka Inggris dapat membuka pintu bagi imigram berpotensi selain anggota UE yang kualitas SDM-nya jauh lebih baik. Sementara kubu Kontra berpikir dengan keluar dari UE pun tidak menjadi jaminan arus imigrasi membaik.
  • Peran Inggris dlam percaturan ekonomi internasional. Kubu Pro setuju jika keluar dari UE maka Inggris dapat mengambil alih sendiri kedudukan dalam perdangan bebas dan kerjasama internasional. Sedangkan kubu Kontra yakin bahwa jika Inggris masih dalam UE, maka kalangan internasional akan lebih memandang Inggris, karena dapat mewakili 2 lembaga yakni dari pihak Inggris dan UE.
  • Selain itu terdapat pengaruh kebijakan UE yakni penggunaan Euro pada tahun 2020 untuk negara yang tergabung dalam UE.

Guna mengusaikan perdebatan panjang maka diadakanlah suatu Referendum sesuai kesepakatan yang dilaksanakan oleh dua buah kubu yakni kubu Pro yang setuju untuk  hengkang dan kubu Kontra yang setuju untuk tetap di Uni Eropa, referendum dilaksanakan pada Kamis, 23 Juni 2016, dimana memberi sebuah catatan nyata bahwa kubu Pro unggul sebesar 51,9% sedangkan kubu Kontra yakni sebesar 48,1%. Pihak BBC yakni salah satu media berita dunia mencatat bahwa terdapat perbandingan angka yakni sebesar 17,410,742 memutuskan hengkang dan 16,141,241 memilih untuk bertahan. Salah satu dampak signifikan yang ditimbulkan oleh British Exit yakni pasar saham global ikut anjlok serta memberi berbagai sentimen negatif ke pasar saham berbagai belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia sendiri.

Pertanyaan terbesar KEDUA yakni dampak apa yang timbul dari British Exit pada perekonomian dunia? Tentunya sangat berdampak. Sentimen British Exit ini diyakini memperburuk perekonomian, merusak investasi dan mengancam lapangan pekerjaan. Sebanyak 198 pemimpin perusahaan dari 36 perusahaan besar yang terdalam FTSE 100 (salah satu indeks saham di Bursa Saham London) menyatakan bahwa Inggris harus tetap berada di UE. Ini muncul karena nilai tukar poundsterling anjlok dan ini merupakan yang terburuk dalam tujuh tahun terakhir. Melemahnya poundsterling dipicu oleh Wali Kota London Boris Johnson yang memutuskan untuk mendukung Inggris keluar dari UE. British Exit akan mmemberi dampak negatif yang permanen dalam investasi, S&P (Standard of Poor) menyatakan bahwa jika benar Inggris keluar maka akan memangkas rating kreditnya yang saat ini tercatat AAA. Pemangkasan kredit dilakukan S&P guna memperingati Inggris, karena tentunya kota London sebagai pusat perbankan akan bergejolak.

Pasar finansial tentu berfokus pada ekonomi. Jalinan keduanya begitu erat, dilihat lebih dari 50% ekspor Inggris ditujukan pada UE namun tidak kebalikannya karena hanya 6,6% ekspor UE ditujukan ke Inggris. Tentunya jika telah resmi keluar dari UE, Inggris harus membuat jalinan kerja sama baru guna mengurangi hambatan pada tarif dan non-tarif yang lebih besar. Tentu negosiasi dengan pihak UE dapat dilaksanakan namun perjalanan menuju negosiasi terjal dan penuh ketidakpastian.

Mark Carney, gubernur Bank Sentral Inggris (BOE), menyatakn skenario terburuk British Exit yakni depresiasi Poundsterling akibat hengkangnya investor asing. Selain itu Carolyn McCall, Kepala Eksekutif maskapai Easy Jet mengatakan bahwa akan sulit bagi pemerintah Inggris untuk negosiasi hak terbang yang kini dimiliki Easy Jet dengan 27 negara anggota UE lainnya, bila kelak di cabut. Ian Roberston, Direktur Penjualan dan Pemsaran BMW menambahkan, bahwa sektor industri Inggris merupakan pasar paling beragam dan nomor empat terbesar di Eropa, tentunya akan sayang jika Inggris keluar dari UE. Selain itu Citi Bank menyatakan bahwa Inggris akan kehilangan 75,000 lapangan pekerjaan jika keluar dari UE.

Selain itu Nomura memperingatkan bahwa Inggris dapat mengalami resesi dan UBS memperingatkan bahwa Inggris akan kehilangan 0,6-2,8% GDP-nya. Deutsche Bank, HSBC dan JP Morgan Chase pun mengatakan akan memindahkan kantor pusatnya dari Inggris sehingga dapat mendatangkan kerugian finansial dan pengangguran. Bisa jadi hanya gertakan semata mengingat Inggris merupakan pusat perdagangan Forex (Foreign Exchange) dunia, dimana 40% transaksi dunia dilakukan di Inggris Di lain pihak pendapatan sektor perbankan penting bagi Inggris sebagai salah satu kunci penggerak perkenomian. Sekitar 8% dari GDP Inggris berasal dari sektor finansial dan menyerap sekitar 3,4% lapangan pekerjaan di Inggris.

Sedangkan dampaknya bagi perekonomian Indonesia akan berpengaruh pada investasi di Indonesia yang berasal dari negara-negara Britania Raya. Walaupun dampak tersebut tidak terlalu signifikan memberi perubahan di Indonesia, ini terasa berdampak besar tentunya di negara-negara Uni Eropa saja. Pengaruhnya pada Indonesia pun tidak bergantung secara permanen, namun hanya bersifat temporer atau berjangka pendek saja. (GT&GA)

Referensi :

http://tradingforexgold.net/apa-sih-brexit/

http://belajarforex.biz/dampak-ekonomi-inggris-keluar-uni-eropa/

http://m.detik.com/finance/read/2016/06/23/110841/3240174/1015/apakah-itu-brexit-apa-dampaknya-ke-indonesia

http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/06/160624_trensosial_brexit

http://m.kaskus.co.id/thread/576d0a04d44f9f167b8b4568/apasih-brexit-itu/

Formulir Minat Bakat dan Kesehatan & Surat Ijin Orang Tua Jalur Mandiri dan Non Reguler

Formulir Minat Bakat dan Formulir Kesehatan dapat diunduh di:

ANGKET MINAT DAN BAKAT dan FORM KESEHATAN

 

Surat Ijin Orang Tua dapat diunduh di:

SURAT IJIN ORANG TUA BSM 2016